Tugas Resume

Program/studi PISA di Indonesia sebenarnya sudah "berkumandang" semenjak tahun 2000, namun tidak dikelola/digarap secara serius. Layaknya lagu lawas yang kemudian "up" kembali, saat ini PISA sedang menjadi trending topic di dunia pendidikan Indonesia. Di era kepemimpinan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, program PISA di Indonesia mulai diperhatikan serta digiatkan secara serius dan sungguh-sungguh seiring gebrakan perubahan-perubahan lainnya.

PISA adalah sebuah program internasional yang diselenggarakan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development). Program ini bertujuan untuk memonitor hasil sistem pendidikan suatu negara, khususnya yang berkaitan dengan pencapaian belajar siswa usia 15 tahun. Bidang kemampuan yang diukur adalah literasi membaca, numerasi (matematika), dan sains.

Penilaian PISA dilaksanakan secara rutin tiga tahun sekali dan diikuti oleh negara maju maupun negara berkembang. Laporan PISA tahun 2018 menyatakan bahwa jumlah negara partisipan program PISA adalah sebanyak 79 negara.

Tahun 2000 adalah awal mula diselenggarakannya studi PISA dengan partisipan sejumlah 41 negara, dan Indonesia mulai sepenuhnya menjadi partisipan pada tahun 2001. Pada saat itu, Indonesia secara sukarela memberikan ruang kepada studi PISA untuk senantiasa mengevaluasi hasil capaian belajar siswa agar dapat merefleksi kebijakan pendidikan di era globalisasi. Namun, sepertinya program ini tidak dikelola secara serius, terbukti dengan capaian peringkat Indonesia dalam penilaian PISA yang selalu konstan di peringkat bawah sejak awal keikutsertaan Indonesia dalam penilaian PISA hingga tahun 2018.

Adapun alasan Indonesia menjadi partisipan program PISA salah satunya sebagai usaha atau ikhtiar untuk "menerawang" sejauh mana program pendidikan di Indonesia dapat membantu anak memiliki kemampuan matematika, sains dan literasi membaca yang sesuai dengan standar masyarakat internasional. Selain itu sebagai pembanding program pendidikan Indonesia dengan negara-negara di dunia yang ikut dalam penilaian tersebut. Itulah sebabnya, salah satu upaya pemerintah untuk melakukan perbaikan terhadap hasil penilaian PISA era sebelum Menteri Nadiem adalah perubahan kurikulum. Namun, pada kenyataannya hasil PISA belum mengalami perubahan yang berarti.

PISA sendiri menawarkan wawasan kebijakan dan praktik pendidikan melalui cara memantau tren perolehan pengetahuan dan keterampilan siswa di seluruh negara dan berbagai sub-kelompok demografis di masing-masing negara. PISA memberikan gambaran hasil capaian siswa melalui sistem pendidikan yang berlangsung. Selain itu ada survei yang disebarkan oleh PISA dengan menetapkan tiga indikator utama sebagai dasar penilaian, yakni kemampuan matematika, kemampuan sains, dan kemampuan literasi.


Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul PISA, Lagu Lama Aransemen Baru, https://bangka.tribunnews.com/2021/03/25/pisa-lagu-lama-aransemen-baru.


Komentar

Postingan Populer